Ingatkah kita pada era-era ketika Manchester United mendapat gelar
triple winner (tiga juara) dalam satu musim?
Ya.. momen itu terjadi ketika pelatih dari Manchester United masih Sir
Alex Ferguson, orang yang berkebangsaan Skotlandia. Beliau menangani Manchester
Unted sejak tahun 1986 hingga 2013. Puncak prestasinya ketika meraih triple
winner pada tahun 2008 yaitu juara liga Champions, liga Inggris, dan piala FA
cup. Yang pada saat itu pemainnya masih Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney dan
pemain-pemain lainnya. Hal itu membuat Manchester Uinted ditakuti di kancah
sepak bola Eropa dan membuat pemain-pemainnya di minati banyak klub besar
lainnya.
Apa yang salah dengan United ? ketika Sir Alex Ferguson memutuskan
pensiun pada tahun 2013 United mengalami penurunan kualitas. sejumlah analis di
media Inggris menyebut setidaknya lima faktor yang membuat kinerja United musim
merosot. Yaitu kegagalan melakukan konsolidasi, cideranya Robin Van Persie
ketika musim itu, hilangnya semangat juang, terlalu banyak perubahan, dan
keberuntungan yang tak kunjung muncul. (dikutib dari
BBC NEWS Indonesia).
Menurunnya kualitas United merupakan pukulan bagi saya juga, karena
saya fans dari klub yang bermarkas di Manchester Inggris itu. Menurut saya
menurunnya kualitas United setelah kepergian Sir Alex pada tahun 2013 mempunyai
beberapa faktor, yaitu kepergian beberapa pemain kunci, pemilihan pelatih
pertama pengganti Sir Alex yang tidak tepat, sering bergonta-ganti pelatih
dengan cepat. Kita tahu bahwa pemain kunci setelah Sir Alex pensiun sedikit
demi sedikit meninggalkan klub, kemungkinan besar adalah ketidakcocokan dengan
pelatih baru. Dan juga pergantian pelatih yang menurut saya terlalu cepat, kita
lihat dari pengalaman dulu ketika Sir Alex baru menangani United juga jatuh
bangun tidak secara singkat bisa menjadi baik, namun dengan kedatangan Ole
Gunnar Solksjaer sedikit demi sedikit mulai memahami karakter pemain. Ole
gunnar bisa mengambil keefisienan dalam meracik strategi dengan dana yang tidak
begitu besar.
