Memasuki
masa transisi New Normal Pasar Kendal Kabupaten Ngawi nampak sepi pengunjung
pada senin (22/06/2020). Dampak pendemi covid-19 mengakibatkan omset penjualan
menurun. Hal ini sangat dirasakan oleh pedangang pasar tradisional. Meski kondisi
pasar sepi para pedagang tetap membuka ruko sebagai bentuk usaha mereka dalam mencari
nafkah.
Para
pedagang juga mengeluhkan jam oprasional pasar yang dibatasi serta sepinya
pengunjung membuat dagangan mereka tidak laku. Seperti yang dialami oleh
Supiyah salah satu pemilik ruko baju di Pasar Kendal. Ia tetap membuka lapak dagangannya
hingga siang hari namun tidak ada satu pun pembeli yang menghampiri jualannya.
Kondisi
serupa juga dialami oleh Hartatik, namun penjual baju tersebut menyingkapinya
dengan cara yang berbeda. Hartatik mengatakan meski penjualannya menurun dan pendapatannya
berkurang ia tetap bersyukur dan tidak mengeluh. Sebab Ia meyakini akan ada
hikmah yang dapat diambil dari musibah ini.
“Saya yakin dibalik ini semua ada
hikmah yang dapat dijadikan pelajaran.” Jelas Hartatik.
Nampaknya
pembeli memiliki prioritas yang harus dipenuhi terlebih dahulu ditengah pendemi
dan krisis ekonomi seperti ini. Para pembeli mengutamakan kebutuhan pokok
mereka daripada kebutuhan sekunder seperti pembelian baju baru. Prioritas pembeli
tersebut merupakan salah satu penyebab peurunan omset penjualan.
Adanya
penurunan pendapatan tersebut tidak dirasakan oleh penjual bahan pokok makanan.
Penjualan mereka cenderung stabil dan tidak ada penurunan pembeli secara drastis.
Seperti yang dialami oleh penjual tahu dan tempe yang bernama Rukmini. Penjual
tersebut mengatakan bahwa meski kondisi pasar sepi tetapi barang dagangannya
tetap laku terjual. “Penjualan saya ya
sedang-sedang saja, pendapatan cendurug setabil.” Kata Rukmini.
Sepinya
pengunjung disebabkan karena adanya kekhawatiran masyarakat sekitar akan
tertular virus corona. Mengingat pasar merupakan salah satu tempat yang
berpotensi besar dalam penyebara virus. Untuk menangggulangi ketakutan warga petugas
pasar tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti adanya anjuran untuk
memakai masker dan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan bagi para
penjual dan pembeli sebelum memasuki area pasar. Petugas juga melakukan
pengecekan masker secara berkala ke ruko-ruko pedagang. Hal tersebut dilakukan
sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran dan penularan covid-19.
Reporter:
Dwi Aziz Azizah Agustina