Pemberlakuan New Normal, Pasar Kendal Terpantau Sepi Pembeli - EJAPADMA

25 Juni 2020

Pemberlakuan New Normal, Pasar Kendal Terpantau Sepi Pembeli


Memasuki masa transisi New Normal Pasar Kendal Kabupaten Ngawi nampak sepi pengunjung pada senin (22/06/2020). Dampak pendemi covid-19 mengakibatkan omset penjualan menurun. Hal ini sangat dirasakan oleh pedangang pasar tradisional. Meski kondisi pasar sepi para pedagang tetap membuka ruko sebagai bentuk usaha mereka dalam mencari nafkah.
Para pedagang juga mengeluhkan jam oprasional pasar yang dibatasi serta sepinya pengunjung membuat dagangan mereka tidak laku. Seperti yang dialami oleh Supiyah salah satu pemilik ruko baju di Pasar Kendal. Ia tetap membuka lapak dagangannya hingga siang hari namun tidak ada satu pun pembeli yang menghampiri jualannya. 
Kondisi serupa juga dialami oleh Hartatik, namun penjual baju tersebut menyingkapinya dengan cara yang berbeda. Hartatik mengatakan meski penjualannya menurun dan pendapatannya berkurang ia tetap bersyukur dan tidak mengeluh. Sebab Ia meyakini akan ada hikmah yang dapat diambil dari musibah ini.  Saya yakin dibalik ini semua ada hikmah yang dapat dijadikan pelajaran.” Jelas Hartatik.
Nampaknya pembeli memiliki prioritas yang harus dipenuhi terlebih dahulu ditengah pendemi dan krisis ekonomi seperti ini. Para pembeli mengutamakan kebutuhan pokok mereka daripada kebutuhan sekunder seperti pembelian baju baru. Prioritas pembeli tersebut merupakan salah satu penyebab peurunan omset penjualan.
Adanya penurunan pendapatan tersebut tidak dirasakan oleh penjual bahan pokok makanan. Penjualan mereka cenderung stabil dan tidak ada penurunan pembeli secara drastis. Seperti yang dialami oleh penjual tahu dan tempe yang bernama Rukmini. Penjual tersebut mengatakan bahwa meski kondisi pasar sepi tetapi barang dagangannya tetap laku terjual. “Penjualan saya ya sedang-sedang saja, pendapatan cendurug setabil.” Kata Rukmini.
Sepinya pengunjung disebabkan karena adanya kekhawatiran masyarakat sekitar akan tertular virus corona. Mengingat pasar merupakan salah satu tempat yang berpotensi besar dalam penyebara virus. Untuk menangggulangi ketakutan warga petugas pasar tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti adanya anjuran untuk memakai masker dan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan bagi para penjual dan pembeli sebelum memasuki area pasar. Petugas juga melakukan pengecekan masker secara berkala ke ruko-ruko pedagang. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran dan penularan covid-19.

Reporter: Dwi Aziz Azizah Agustina


Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done