(Foto: instagram liga1match)
Sudah hampir 4 bulan lebih kompetisi sepakbola Indonesia di berhentikan akibat adanya pandemi covid-19, Baik liga 1 maupun liga 2. Terhitung mulai dari pertengahan bulan Maret sampai saat ini nasib kompetisi sepakbola di Indonesia tak kunjung selesai.
Hal ini juga menimbulkan kerugian tersendiri baik bagi Klub,Pemain,maupun sponsor mereka. Seperti halnya untuk menggaji pemain beberapa klub harus negoisasi kembali kepada pemain. Belum lagi banyak sponsor yang lebih memilih mundur, seperti dikutip dari Bola.net ”Dalam rapat virtual beberapa waktu lalu, ada tiga klub yang mengaku sudah di tinggal sponsor mereka,” kata general manager Arema FC, Ruddy Widodo, yang ikut hadir dalam rapat firtual tersebut.
Selain itu banyak juga pemain dari luar negeri yang merumpun di indonesia, dengan adanya covid-19 mereka juga tidak bisa pulang ke negara asalnya. Untuk itu mereka juga butuh materi untuk memenuhi kebutuhannya selama tinggal di indonesia. Sedangkan para pemain tersebut tidak lagi bisa bermain. mereka terpaksa harus memtar otak untuk menghemat kebutuhan mereka selama pandemi ini.
sampai bulan ini keputusan kapan akan bergulirnya liga pun masih menjadi teka-teki. Sedangkan di negara-negara eropa seperti liga inggris, jerman,spanyol sudah mulai bergulir. Meskipun dengan menerapkan protokol kesehatan, dan juga tanpa adanya penonton.
PSSI pun mengambil langkah dengan menggelar rapat virtual bersama klub liga 1 dan liga 2 2020. Dikutip dari tribunjogja.com “Adapun beberapa usulan yang disampaikan PSSI untuk kompetisi Liga 1 2020 yakni akan kembali digulirkan september 2020 serta pertandingan dipusatkan di Pulau Jawa dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah disiapkan oleh tim medis PSSI”.
Itupun baru salah satu gambaran yang disampaiakan oleh PSSI dalam rapat virtual yang dilakukan bersama klub liga 1 dan liga 2. Apakah dari pihak Kementrian Pemuda dan Olahraga mengizinkan kita tunggu informasi berikutnya. Belum lagi di tahun 2021 indonesia juga akan menjadi tuan rumah piala dunia U-20.
Tentu bakal banyak persipan yang harus dilakukan, apalagi kompetisi liga sendiri di Indonesia belum selesai. Bisa jadi menjadi penghambat terselenggaranya Piala Dunia U-20 di Indonesia. Semoga saja kompetisi sepakbola Indonesia segera kembali bergulir, belum lagi di siuasi seperti ini masyarakat Indonesia membutuhkan hiburan.
Dengankembalinya digelar kompetisi sepakbola di Indonesia bisa jadi menjadi penyemangat ataupn dorongan kepada masyarakat. Supaya masyarakat tidak lagi panik dan khawatir dengan adanya pandemi seperti ini. Walaupun mungkin belum bisa datang langsung ke Stadion setidaknya bisa menonton lewat tayangan Televisi.
Penulis: lukmanul hakim
Sudah hampir 4 bulan lebih kompetisi sepakbola Indonesia di berhentikan akibat adanya pandemi covid-19, Baik liga 1 maupun liga 2. Terhitung mulai dari pertengahan bulan Maret sampai saat ini nasib kompetisi sepakbola di Indonesia tak kunjung selesai.
Hal ini juga menimbulkan kerugian tersendiri baik bagi Klub,Pemain,maupun sponsor mereka. Seperti halnya untuk menggaji pemain beberapa klub harus negoisasi kembali kepada pemain. Belum lagi banyak sponsor yang lebih memilih mundur, seperti dikutip dari Bola.net ”Dalam rapat virtual beberapa waktu lalu, ada tiga klub yang mengaku sudah di tinggal sponsor mereka,” kata general manager Arema FC, Ruddy Widodo, yang ikut hadir dalam rapat firtual tersebut.
Selain itu banyak juga pemain dari luar negeri yang merumpun di indonesia, dengan adanya covid-19 mereka juga tidak bisa pulang ke negara asalnya. Untuk itu mereka juga butuh materi untuk memenuhi kebutuhannya selama tinggal di indonesia. Sedangkan para pemain tersebut tidak lagi bisa bermain. mereka terpaksa harus memtar otak untuk menghemat kebutuhan mereka selama pandemi ini.
sampai bulan ini keputusan kapan akan bergulirnya liga pun masih menjadi teka-teki. Sedangkan di negara-negara eropa seperti liga inggris, jerman,spanyol sudah mulai bergulir. Meskipun dengan menerapkan protokol kesehatan, dan juga tanpa adanya penonton.
PSSI pun mengambil langkah dengan menggelar rapat virtual bersama klub liga 1 dan liga 2 2020. Dikutip dari tribunjogja.com “Adapun beberapa usulan yang disampaikan PSSI untuk kompetisi Liga 1 2020 yakni akan kembali digulirkan september 2020 serta pertandingan dipusatkan di Pulau Jawa dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah disiapkan oleh tim medis PSSI”.
Itupun baru salah satu gambaran yang disampaiakan oleh PSSI dalam rapat virtual yang dilakukan bersama klub liga 1 dan liga 2. Apakah dari pihak Kementrian Pemuda dan Olahraga mengizinkan kita tunggu informasi berikutnya. Belum lagi di tahun 2021 indonesia juga akan menjadi tuan rumah piala dunia U-20.
Tentu bakal banyak persipan yang harus dilakukan, apalagi kompetisi liga sendiri di Indonesia belum selesai. Bisa jadi menjadi penghambat terselenggaranya Piala Dunia U-20 di Indonesia. Semoga saja kompetisi sepakbola Indonesia segera kembali bergulir, belum lagi di siuasi seperti ini masyarakat Indonesia membutuhkan hiburan.
Dengankembalinya digelar kompetisi sepakbola di Indonesia bisa jadi menjadi penyemangat ataupn dorongan kepada masyarakat. Supaya masyarakat tidak lagi panik dan khawatir dengan adanya pandemi seperti ini. Walaupun mungkin belum bisa datang langsung ke Stadion setidaknya bisa menonton lewat tayangan Televisi.
Penulis: lukmanul hakim

syiap lourrrrrrr
BalasHapus