Minggu (21/06/2020) langit Indonesia mengalami
fenomena alam gerhana matahari cincin. Dilansir dari berita KompasTV : Menurut
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gerhana matahari akan
melewati 31 provinsi dan 432 kota/kabupaten di Indonesia, Minggu siang. Gerhana
ini hanya bisa dinikmati sebagai gerhana matahari sebagian saja dibeberapa
daerah.
Umumnya saat terjadi gerhana umat Islam dihimbau untuk
melakukan shalat khusuf. Shalat ini dilaksanakan 2 rakaat bisa dilakukan secara
individu atau berjamaah di masjid atau mushola. Seperti di desa Kabuaran,
Kebumen masyarakatnya mengadakan shalat khusuf di masjid setempat.
Walau dengan jumlah jama’ah yang minim tetapi
pelaksanaan shalat khusuf berjalan dengan khusyuk dan lancar. Selaku dewan
penyuluh agama desa Kabuaran, Rokhmat Widodo mengungkapkan “Alhamdulillah shalat khusuf bisa terlaksana
dengan lancar, untuk jumlah jama’ah yang minim ini dikarenakan informasi untuk
melaksanakan shalat khusuf dimasing-masing daerah dari pihak DEPAG sangat mendadak.”
Respon dari warga setempat sangat baik tapi sangat
menyayangkan info yang diberikan dari pemuka agama di desa Kabuaran kurang
maksimal, sehingga banyak warga yang tidak mengetahui adanya pelaksanaan shalat
khusuf tersebut. Kendala teknologi juga menjadi bagian dari kurang
tersampaikanya informasi, tidak sedikit masyarakat desa Kabuaran yang belum
memiliki gawai.
“Memang shalat
khusuf gerhana matahari baru pertama kali dilakukan di desa ini jadi mungkin
masyarakat juga masih kurang pengetahuan tentang itu.” jelas Rokhmat.
